Kamis, 24 Maret 2011

Tips Menjalin Hubungan (lagi) Dengan Mantan Pacar

Ketika Anda menyadari bahwa hubungan Anda saat ini tidak begitu bahagia dengan pacar Anda, banyak hal yang ‘mengganjal’ di hati Anda tentang sikap pacar Anda, kekurangsepahaman terhadap berbagai masalah, maka hal ini berarti sudah saatnya Anda mempertimbangkan untuk mencari pacar baru atau kembali menjalin hubungan dengan mantan pacar. Opsi Mencari pacar baru adalah suatu yang lazim di lakukan ketika pasangan telah mencapai tahap ‘ketidakcocokan’ atau ‘kejenuhan’. Namun, Opsi kembali ke pacar lama atau CLBK, oleh sebagian orang disebut sebagai langkah mundur. Padahal dari sudut pandang tujuan, kedua hal di atas memiliki kesamaan, yaitu mencari suatu hubungan (soulmate) yang terbaik. Berikut ini adalah Tips menjalin hubungan lagi dengan mantan pacar:
1. Cari Informasi. Yang pertama perlu Anda lakukan adalah mencari informasi tentang status pacar Anda apakah ‘still available’ ataukah ‘in relationship’. Hal ini untuk menghindari kesalahpahaman yang mngkin muncul antara Anda dan pacar mantan Anda. Anda bisa mulai dengan cara tidak langsung seperti melalui perantara teman, browse statusnya melalui halamanfacebook atau secara langsung dengan menanyakan pada mantan Anda tersebut dengan pertanyaan-pertanyaan pancingan, seperti, “Hai, Gimana kabarnya si Honda Jazz Putih?”,“Malam minggu acara kemana neh?” atau “Dengar-dengar udah punya pacar baru nih, cerita dong…” dan sejenisnya.
2. Mantapkan Diri. Setelah Anda yakin tentang statusnya, maka saatnya Anda menanyakan pada diri Anda, apakah Anda yakin untuk kembali menjalin hubungan dengannya lengkap dengan segala konsekuensi yang harus Anda hadapi, menerima kembali baik-buruknya sifat pacar Anda –yang sudah Anda ketahui sebelumnya ataukah hanya emosi sesaat yang muncul karena kegalauan Anda. Ataukah Anda memiliki harapan bahwa Anda akan dapat memperbaiki hubungan Anda baik mengubah kekurangan-kekurangan Anda pribadi maupun mantan Anda. Setidaknya Anda yakin bahwa kesempatan kedua ini akan lebih baik daripada kesempatan pertama yang lalu.
3. Ajak Dia Kembali Bertemu. Hubungan yang langgeng adalah hubungan yang memilikichemistry di dalamnya. Setelah sekian lama berpisah, apakah chemistry antara Anda dan mantan masih Ada ataukah justru rasa ‘ hambar’ yang Anda rasakan. Ada baiknya Anda kembali melakukan penjajagan (testing) dengan cara melakukan pertemuan atau ngobrol face-to-face, boleh di rumahnya atau di suatu tempat tertentu –kemas dalam nuansa ringan, jangan terlalu privat dan romantic namun nyaman untuk Anda berdua.
4. Gali Memori Lama. Setelah Anda cukup yakin bahwa masih ada chemistry yang kuat pada Anda dan mantan, maka Anda bisa melakukan langkah selanjutnya. Sampaikan ‘pesan perasaan Anda’ baik melalui telepon, sms-sms (pesan singkat) yang khas pada hubungan Anda sebelumnya seperti “Non, jangan telat maem ya. Inget maag-nya”“Neng, sholat tahajud dulu yuk”, atau “Non, aku lagi di Orchard Road neh, kamu masih mau nitip discount Tas Bonia ga?”ataupun melalui hal-hal kecil lainnya.
5. Buat Komitmen Baru. Setelah Anda melakukan tahap-tahap tersebut yang bisa juga dibilang tahap pendekatan, tiba saatnya Anda menunggu sinyal/respon dari Mantan terhadap action Anda. Jawabannya tentu saja fifty-fifty, dan akan menjadi 100% ketika Anda sudah menanyakan langsung kepadanya. Pada saat ‘pengajuan proposal ulang’ tersebut sampaikan klausul-klausul baru di dalamnya, dengan harapan kekurangan-kekurangan yang Anda temui pada hubungan Anda dan mantan pada fase sebelumnya tidak akan terulang pada fase baru ini. Pada dasanya metodanya tidak berbeda dengan ketika Anda menembak dia untuk pertama kalinya

Tips Mudah Mencium Pacar Untuk Pertama Kalinya

chemistry hubungan Anda dan Pacar. Dan perlu diketahui bahwa ciuman pertama memiliki sensasi yang berbeda dan akan sangat berkesan, sebagaimana dalam artikel Tips Mencipatakan Sensasi Ciuman Pertama yang pernah saya posting. Berikut ini adalah Tips mudah mencium pacar untuk pertama kalinya setelah Anda berdua jadian:
1. Suasana. Bangun suasana akrab dan hangat dalam pertemuan tersebut. Anda bisa menggunakan ruang tamu rumah si dia ataupun mobil Anda. Pendekanya hindari tempat-tempat ramai dan gaduh. Usahakan untuk mengatur posisi duduk sedemikian rupa sehingga Anda cukup dekat dengannya setidaknya ketika Anda duduk disamping kirinya, Anda bisa menyentuh pundak kanannya dengan tangan Anda.
2. Tema Pembicaraan. Arahkan tema pembicaraan pada topik-topik santai dan sedikit bumbu-bumbu lucu di dalamnya. Hindari pembicaraan-pembicaaran ‘berat’ seperti suasana politik negeri menjelang pemilu, kondisi perekonomian Negara maupun tema SARA yang lain. Bawa pembicaraan ke tema-tema ringan seperti film yang tengah hangat saat itu ataupun kelanjutan hubungan Anda ke depan. Coba main ramal-meramal garis tangan, sebagai media ‘transisi’ Anda untuk mulai menyentuhnya namun dalam keadaan penuh canda. Pendeknya usahakan agar si dia merasa nyaman bersama Anda saat itu.
3. Ungkapkan Perasaan Sayang. Setelah suasana nyaman diperoleh Anda dan si dia, Anda bisa membawanya ke suasana yang lebih romantis, misalnya genggap tangannya dan tatap matanya, sambil sampaikan perasaan Anda, seperti, “Non, kamu lucu juga ya kalau ketawa gitu” , “Yang, aku masih ga percaya kalo kita bisa jadian” atau “Sekarang aku baru percaya kalau bidadari itu ada. Kamu cantik sekali hun…” . Ingat peraturan pertama dalam merayu bahwa kaum wanita sangat senang bila dipuji.
4. Tahap Persiapan. Tahap persiapan mencakup waktu yang  tepat, posisi yang tepat serta suasana lingkungan yang mendukung. Hindari saat-saat dia merasa tidak mood (ada masalah di kantornya/kampusnya), atau suasana gaduh ketika Anda sedang berada dirumahnya karena papa-mama dan adik-adiknya belum tidur atau tengah becanda ria di ruang tengah. Atur posisi yang pas dan terukur, setidaknya ketika Anda bermaksud mencium si dia, Anda tidak perlu berpindah posisi atau tempat duduk –apalagi sampai terjadi tragedi jatuh dari kursi karena jarak yang terlalu jauh.
5. Action. Tiba saatnya Anda melakukan action untuk memberikan kecupan pertama buat sang kekasih. Mulailah secara bertahap dengan memegang bagian belakng kepala si dian, lalu kecup keningnya. Beri jeda dengan senyuman, sambil katakana beberapa kata sederhana yang membuatnya merasa lebih nyaman, seperti, “Aku sayang banget ma kamu” atau “Semoga kita bisa bergandengan selamanya ya?” . Lalu teruskan ke pipi. Nah disini, ada tips tertentu yang mesti Anda terapkan untuk bisa sampai ke bibir si dia. Ciumlah pipinya di bagian sudut bibir, sehingga ada masa transisi antara pipi ke bibir. Hal ini membuatnya lebih nyaman dan tidak terkejut. Baru setelah semua jalan terbuka, setelah si dia siap, itulah saat Anda bisa mendaratkan kecupan ke bibirnya. Dengan cara ini dijamin si dia akan merasakan perasaan sayang Anda, bukan nafsu Anda.







Selasa, 22 Maret 2011

Tips Mengenali Cinta Palsu


Mengenali apakah cinta itu palsu atau sejati memang sulit. Maka banyak orang terjebak dalam kepalsuan cinta, atau selamanya hidup dalam ketidakjelasan. Apalagi kalau sudah dimabuk asmara, yang namanya logika menguap begitu aja.
Adakah cinta sejati? Ada tips sederhana buat mengetahui apakah itu cinta sejati atau bukan. Semua ada tanda-tandanya.
Tanda-tanda cinta itu bukan cinta sejati, adalah kalau kamu:
  • Merasa pasanganmu sempurna
Kalo sudah merasa begitu, maka kamu akan menuntutnya selalu sempurna. Begitu dia salah dikita aja, kamu akan marah dan kecewa. Ngga sehat kan? Namanya manusia mana ada yg sempurna.
  • Mengutamakan kebutuhanmu
Kamu selalu merasa keperluanmu di atas segalanya, dan keperluan pasangamu nanti aja dulu. Udah ngga bener nih, kalo memang cinta ngga egosi begini kan?
  • Lebih suka jalan sama orang lain
Lho, aneh kan? Masak kamu lebih asik jalan sama temen-temen daripada sama pasanganmu. Artinya kamu ngga cinta2 amat dong sama dia?
  • Mudah banget cemburu
Cemburu tanpa alasan, artinya kamu merasa ngga percaya sama dia, dan otoriter.
  • Gampang bertengkar
Ada masalah kecil saja, langsung ribut. Susah berkomunikasi secara baik-baik. Susah saling memahami dan menghargai perbedaan.
Kalau tanda-tanda di atas banyak ditemui pada kalian berdua, kemungkinan besar dia memang bukan cinta sejatimu. Kamu jadian bisa jadi hanya karena gengsi atau terpesona sesaat saja, atau ada faktor lain.